Parpol Harus Siap Menang atau Kalah

April 13, 2009 by forumpemiludamai

Laporan: Kompas.com
Selasa, 7 April 2009 | 18:14 WITA

JAKARTA, TRIBUN — Pemilu tahun 2009 yang dinilai berbiaya tinggi dikhawatirkan membuat peserta pemilu tidak siap menerima kekalahan dalam pertarungan lima tahunan itu. Setiap partai politik harus berani dan siap menerima kenyataan pilihan rakyat, apa pun pilihan mereka. Demikian salah satu butir pernyataan Forum Pemilu Damai yang digagas oleh sejumlah intelektual, Selasa (7/4), di Jakarta.

Sekretaris Eksekutif Forum Pemilu Damai, Alfitra Salam, mengatakan, dibutuhkan kebesaran hati untuk menerima kekalahan. “Para elite parpol yang kalah harus berbesar hati untuk menerima kenyataan tersebut, dan para elite parpol yang menang tidak merasa menang-menangan dan sombong karena kemenangannya,” ujar Alfitra, saat pendeklarasian forum tersebut, di Wisma Antara, Jakarta.

Prasangka-prasangka politik juga diingatkan untuk tidak dikemukakan, apalagi jika tidak diikuti dengan bukti kuat. Sebab, dikhawatirkan, hal itu akan menimbulkan kekacauan. “Bila muncul persoalan hukum, harus diselesaikan secara kekeluargaan, santun, dan beretika politik yang saling menghormati,” ungkapnya.

Para elite partai juga dituntut secara moral untuk turut bertanggung jawab atas proses pemilu yang jujur dan adil. Sementara itu, penyelenggara pemilu, dalam hal ini KPU, harus memberikan jaminan bahwa semua proses pemilu berjalan sesuai dengan koridor hukum. “Dan tentunya dipraktikkan secara konsekuen dan bertanggung jawab,” ujar Alfitra.

Forum Pemilu Damai digagas oleh sejumlah intelektual. Di antaranya Anies Baswedan, Azyumardi Azra, Arbi Sanit, Benny Susetyo, J Kristiadi, Komaruddin Hidayat, dan Hikmahanto Juwana.(*)

PERNYATAAN FORUM PEMILU DAMAI

April 7, 2009 by forumpemiludamai
foto konferensi pers, dari kiri: Saiful Mujani, Sudhamek AWS, Komaruddin Hidayat, J. Kristiadi, Alfitra Salamm dan Hikmahanto Juwana

foto konferensi pers, dari kiri: Saiful Mujani, Sudhamek AWS, Komaruddin Hidayat, J. Kristiadi, Alfitra Salamm dan Hikmahanto Juwana

Untuk memastikan bahwa Pemilu kita berjalan dengan damai dan jurdil, maka:

1. Harus ada jaminan dari Negara/KPU bahwa semua proses pemilu berjalan sesuai dengan koridor hukum dan dipraktekkan secara konsekwen dan bertanggungjawab.
2. Setiap Parpol harus berani dan siap menerika kenyataan pilihan rakyta apapun pilihan mereka. Dan para elit Parpol yang kalah harus berbesar hati untuk menerima kenyataan tersebut. Dan para elit parpol yang menang tidak merasa menang-menangan dan sombong karena kemenangannya.
3. Semua prasangka politik selayaknya tidak dikemukakan jika tidak punya bukti yang meyakinkan karena akan menimbulkan kekacauan yang tidak boleh terjadi.
4. Semua proses politik harus dilaksanakan untuk kepentingan rakyat Indonesia dengan mengedepankan kejujuran dan asal saling menghargai.
5. Semua proses politik dan implikasi yang merugikan dan mengorbankan hidup danmasa depan rakyat Indonesia harus dihindari bersama-sama.
6. Bila muncul persoalan hukum harus diselesaikan secara kekeluargaan, santun dan beretika politik yang saling menghormati.
7. Setiap pemimpin parpol siang bertangungjawab secara hukum jika terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki.
8. Proses politik tidak merugikan pembangunan Indonesia
9. Setiap elit parpol secara moral harus bertanggung jawa mengawal kejurdilan pemilu, dan bahkan secara lebih luas demokrasi itu sendiri.
10. Setiap elit harus menjunjung tinggi norma dan nilai sosial Indonesia.

Jakarta, 7 April 2009

April 1, 2009 by forumpemiludamai

Forum Pemilu Damai

Forum Pemilu Damai (FPD) adalah forum yang dibentuk oleh sekelompok aktivis sosial yang peduli pada pendidikan politik bagi warga negara dan terpanggil untuk ikut serta berpartisipasi mensukseskan pemilu agar berlangsung dengan jujur dan damai.

Pemilu yang dilangsungkan secara reguler setiap lima tahun merupakan pilar utama bagi kelangsungan hidup bernegara yang sehat agar terjadi proses regenerasi, penguatan dan penyegaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sementara itu kita semua menyadari bahwa tradisi dan kultur berdemokrasi secara sehat dan dewasa belum kuat di negeri ini sehingga setiap menjelang pemilu selalu muncul kekhawatiran akan munculnya berbagai macam gangguan dan keributan yang bisa mengancam dan menggerogoti kualitas hasil pemilu.

Mengamati pemberitaan media massa seputar persiapan pemilu baik legislatif maupun Presiden, berbagai kritik dan kekhawatiran selalu saja muncul. Baik dalam hal peraturan, pelaksanaan teknis, kesiapan logistik, kesiapan petugas maupun sikap masyarakat sendiri seringkali menimbulkan kekhawatiran yang potensial mengganggu jalannya pemilu. Belum lagi proses perhitungan setelah hari H tidak jarang menimbulkan berbagai protes dan konflik dalam masyarakat.

Semua ini mesti diantisipasi dan dikawal agar berbagai kekurangan dan penyimpangan yang terjadi dapat diminimalisir dan jangan sampai menimbulkan gejolak sosial yang akan merugikan kita semua.

Berdasarkan beberapa pemikiran di atas, maka kami beberapa aktivis sosial peduli pemilu lalu bersepakat membentuk Forum Pemilu Damai. Agenda kami adalah mengajak teman-teman dan masyarakat untuk menyebarkan suasana damai, tenang, dan partisipatif dalam pelaksanaan pemilu demi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara secara sehat.

Forum ini sifatnya terbuka, nonpartisan, dan siap bekerja sama dengan lembaga mana pun secara transparan semata untuk mensukseskan pemilu dan melakukan pendidikan politik pada warga negara.

Logo Forum Pemilu Damai

April 1, 2009 by forumpemiludamai

logo_fpd